Memilih Broker Forex Terbaik (Bagian 2)

Melanjutkan tulisan sebelumnya yaitu pembahasan tentang bagaimana cara memilih broker forex terbaik dan terpercaya. Beberapa kriteria/ciri yang perlu kita kenali sebelum menjatuhkan pilihan adalah sebegai berikut :

  1. Teregulasi resmi dari negara-negara maju/major country.
  2. Memiliki kantor resmi yang jelas dan nyata
  3. Memiliki aturan yang jelas dan fair/adil dan tidak manipulatif
  4. Membolehkan segala sistem trading tanpa batasan maksimal lot dan order
  5. Kemudahan dan kelancaran dalam deposit/menyimpan dan withdrawal/menarik dana
  6. Spread yang kompetitif dan leverage yang normal

Tiga kriteria/ciri pertama (no 1 s/d 3) sudah dibahas dalam artikel sebelumnya (bagian 1). Sedangkan tiga ciri kedua (no 4 s/d 6) akan kita bahas dalam kesempatan ini.

Bebas Menggunakan Strategi Apapun

Yang dimaksud dengan sistem trading adalah seperangkat metode dan strategi yang digunakan trader dalam menjalankan bisnis forexnya.

Setiap trader tentu memiliki sistem trading masing-masing yang sesuai dengan karakter dan kapasitasnya. Hal ini merupakan ciri khas tiap orang yang tidak bisa disamakan satu sama lain.

Sebuah sistem trading yang bekerja sukses pada seseorang, maka belum tentu juga bisa berefek sama pada orang lain. Setiap sistem trading didesain dengan karakteristik dan pendekatan yang unik.

Beberapa sistem trading yang cukup terkenal diantaranya adalah: scalping, martingle, hedging, averaging dan lain sebagainya.

Perbedaan sistem trading antara satu dan lainnya akan berdampak pada perbedaan jumlah lot dan order yang diambil trader.

Pembahasan lebih mendalam mengenai sistem trading akan kami sampaikan dalam artikel lainnya. Berbagai macam sistem trading ini merupakan kodrat alam yang mesti diterima.

Broker yang baik pasti mengizinkan segala macam sistem trading, selama itu tidak merugikan atau membahayakan pihak lainnya.

Hal ini juga disadari oleh IC Markets yang merupakan salah satu broker besar dunia. IC Markets membolehkan trader untuk mengimplementasikan berbagai strategi dan sistem trading yang disukainya, baik manual maupun otomatis (menggunakan robot & indikator).

Faktor inilah yang dapat anda jadikan salah satu acuan bagaimana memilih broker forex terbaik dan terpercaya.

Kemudahan Deposit dan Withdrawal

Deposit dan withdrawal kelihatannya adalah masalah yang sepele, namun sebenarnya adalah salah satu faktor penting/krusial bagi para trader dalam memilih broker forex idaman.

Dalam bisnis perbankan dapat kita analogikan bahwa salah satu resep bank besar adalah menyediakan kemudahan dan keluasan akses bagi para nasabahnya untuk menyimpan dan menarik dana mereka.

Semakin gampang dan banyak akses untuk deposit dan withdrawal uang, biasanya akan semakin menarik minat calon nasabah untuk bergabung di bank tersebut.

Nah analogi ini sama dengan broker forex dimana untuk menarik minat para trader, mereka membuka banyak akses untuk memudahkan dan mempercepat proses penyimpanan dan penarikan dana nasabah.

Poin ini menjadi penting karena merupakan bukti keseriusan dan profesionalitas sebuah broker forex dalam menjalankan bisnisnya.

Beberapa metode deposit dan withdrawal yang umum dipakai diantaranya sebagai berikut :

  1. Menggunakan kartu kredit/debit baik visa maupun mastercard
  2. Wire/transfer antar bank internasional
  3. Jasa pihak ketiga yang kredibel, contoh : Neteller, Webmoney, Fasapay, dll
  4. Transfer antar broker
  5. Transfer bank lokal bagi anda yang memiliki rekening bank di negara asal broker tersebut

Nah berbagai macam cara deposit dan withdrawal itu tentu ada kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kita perlu meneliti plus-minus dari berbagai cara yang ditawarkan masing-masing broker.

Untuk penggunaan kartu kredit, debet dan jasa pihak ketiga, biasanya proses transfernya cukup cepat dan biayanya juga rendah/murah, bahkan ada pula yang gratis.

Proses penyimpanan dan penarikan dana yang cepat dan lancar merupakan harapan semua trader forex, baik yang baru maupun yang lama.

Selain beragamnya akses yang ditawarkan, kita juga perlu melihat apakah broker itu juga memberikan fleksibilitas lebih dalam mata uang yang digunakan.

Broker besar biasanya membuka akses pada banyak jenis mata uang, terutama mata uang dari negara-negara maju/mayor country seperti US Dollar, Yen Jepang, Australian Dollar, Euro Eropa, Poundsterling Inggris, dll, dsb.

Dengan semakin banyaknya jenis mata uang yang tersedia, membuat nasabah dari berbagai negara juga lebih tertarik minatnya.

Di IC Markets, kami berkomitmen untuk sebisa mungkin memudahkan dan melancarkan proses penting ini. Ribuan trader di seluruh dunia telah merasakan proses penarikan dan penyimpanan yang cepat dan mudah.

Ada berbagai macam cara yang bisa anda akses untuk deposit dan withdrawal. IC Markets menyediakan 1o jalur/metode/opsi penyimpanan dan penarikan, selain itu kami juga menerima pembayaran dengan 10 mata uang yang berbeda yaitu :

  • AUD – Australian Dollar
  • USD – United States Dollar
  • EUR – Euro
  • CAD – Canadian Dollar
  • GBP – British Pound (Sterling)
  • SGD – Singapore Dollars
  • NZD – New Zealand Dollars
  • JPY – Japanese Yen
  • HKD – Hong Kong Dollar
  • CHF – Swiss Franc

Detail berbagai opsi deposit dan withdrawal di IC Markets dapat anda lihat di link ini atau segera kontak kami via telepon (call, sms, wa) untuk info lebih lanjut : +61450371188

 

Spread Kompetitif dan Leverage Wajar

Kriteria selanjutnya yang dapat anda jadikan patokan dalam memilih broker forex ideal adalah masalah spread dan leverage. Sebelumnya mungkin ada yang belum mengetahui apa itu spread dan leverage.

Spread adalah selisih antara harga jual (bid) dan nilai beli (ask) atau quotes sell dan quotes buy.

Spread ini adalah penghasilan yang didapatkan oleh broker dimana pada saat kita sell, spread akan dikenakan antara 2 point sampai puluhan point tergantung dari pair yang digunakan.

Leverage adalah rasio antara dana trader sendiri dan dana pinjaman, seorang trader yang meminjam dari broker nya. Leverage 1:100 berarti bahwa untuk transaksi Anda harus memiliki akun trading dengan jumlah 100 kali lebih kecil dari jumlah transaksi.

Leverage 1:500 artinya anda harus memiliki akun trading dengan jumlah 500 kali lebih kecil dari jumlah transaksi.

Broker yang baik/ideal, memiliki tingkat spread yang cukup rendah sehingga memungkinkan trader menjalankan strategi scalping (membuka banyak transaksi dengan nominal kecil).

Spread yang tinggi jelas menguntungkan broker, tapi di sisi lain akan kurang menguntungkan trader, karena harus melakukan transaksi dengan nominal besar. Analoginya mungkin sama seperti seni berjualan, lebih baik untung kecil tapi pembelian banyak/sering, daripada untung besar tapi pembelian jarang/minim.

Broker yang bagus juga memiliki sistem leverage yang tidak terlalu rendah maupun terlalu tinggi. Standarnya 1:10 s/d 1:500 adalah angka aman bagi trader.

Diatas itu sekilas akan mengungtungkan trader karena bisa membuka posisi lebih banyak dengan dana terbatas, tapi sebenarnya beresiko sangat tinggi bila terjadi banyak transaksi yang lose.

Kemungkinan akhirnya Margin Call akan lebih cepat menghentikan langkah anda. Jadi pilihlah angka aman dalam menggunakan leverage ini, jangan hanya tergiur angka tinggi tapi berbahaya ke depannya.

Jika anda tertarik, kami sebagai IB Terbaik Indonesia dapat membantu anda untuk memahami lebih jauh tentang forex.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *