Pengenalan Analisa Teknikal Dasar Dalam Forex

Salah satu modal utama pengambilan keputusan para trader dalam market forex adalah analisa teknikal. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa ada dua jenis teknik analisa yang digunakan dalam sistem trading forex yaitu analisa teknikal dan analisa fundamental.

Bila analisa fundamental lebih berlandaskan pada berita-berita internasional (news release), maka analisa teknikal lebih menekankan pada kemampuan mengenali karakter pergerakan harga berdasarkan ritme grafik/chart. Semakin anda terlatih dalam membaca trend pergerakan kurva harga maka akan semakin tepat prediksi anda dalam mengambil keputusan.

Analisa teknikal memang tidak menggaransi keputusan anda 100% tepat, akan tetapi paling tidak akan mendekati angka tersebut. Bahkan dengan tingkat akurasi 70% saja sudah cukup membawa profit yang lumayan ke saku anda.

Untuk itu sangat penting bagi para trader forex untuk menguasi teknik ini, selain tentunya juga menguasai analisa fundamental. Penguasaan skill keduanya adalah modal berharga sebelum menyusuri rimba belantara pasar forex dunia. Kali ini, kami suguhkan dasar-dasar analisa teknikal yang anda butuhkan untuk bisa melakukan transaksi dengan baik.

Ada tiga hal yang mendasari analisis teknikal yaitu :

Fokus Pada Pergerakan Harga (price Action)

Salah satu keuntungan dalam menggunakan analisis teknikal adalah bahwa pergerakan harga (price action) cenderung mencerminkan informasi yang beredar di pasar. Apakah itu rumor atau sentimen.

Dengan demikian, maka hal yang Anda butuhkan hanyalah fokus pada menganalisa grafik chart pergerakan harga untuk mengambil keputusan. Anda tidak perlu dipusingkan oleh berita atau rumor, misalnya, mengenai si A mau melakukan ini atau itu. Cukup perhatikan price action-nya.

Ikuti Trend dan Pola

Harga selalu bergerak dalam sebuah pola/tren, begitu bunyi dasar yang ke-2. Maksudnya adalah bahwa pergerakan harga cenderung bergerak dalam arah (trend) tertentu sampai suatu saat tren tersebut akan berakhir. Arahnya bisa naik/bullish, turun/bearish, atau cenderung mendatar/sideaway.

Dengan mengetahui tren pasar dan pola yang terbentuk sebelumnya, maka Anda akan bisa mengambil keputusan yang tepat. Untuk itu penting juga anda untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan support-resistence level dan jenis pola/trend grafik forex.

Sejarah Selalu Berulang

Sejarah selalu berulang demikian kata para pakar. Para technician (sebutan untuk trader ber-”haluan” analisis teknikal) menemukan bahwa pergerakan harga dari masa ke masa cenderung membentuk pola-pola tertentu yang unik dan spesifik. Pola-pola ini pun memiliki kecenderungan berulang dari waktu ke waktu.

Dengan demikian, berulangnya pola-pola tersebut bisa dimanfaatkan untuk memperkirakan ke mana arah pergerakan harga selanjutnya berdasarkan “sejarah” yang tercatat ketika pola-pola yang sama muncul di masa lalu. Kejelian, ketrampilan dan pengalaman menjadi faktor penting dalam mengenali pola tersebut.

Latihlah kecermatan mata anda dan ketrampilan logika berfikir anda dengan sering mengamati grafik pergerakan harga berbagai pair/pasangan mata uang dan berbagai bingkai waktu/time frame.

Contoh anda bisa mempelajari grafik USD/JPY dalam berbagai time frame seperti 5 menit, 10 menit, 15 menit dan 1 jam. Catat, amati dan pelajari bermacam pola yang terbentuk itu dalam database anda. Kelak data itu akan sangat berguna dalam menentukan keputusan apa yang akan anda ambil di market forex.

Analisis teknikal bisa jadi sangat subyektif, namun itu adalah hal yang wajar/normal. Dua orang analis yang mencermati chart yang sama bisa saja memiliki pandangan yang berbeda. Ini bisa terjadi karena keduanya memiliki style yang berbeda.

Namun ternyata subyektivitas ini bisa diantisipasi dengan dasar analisis teknikal yang mantap. Hal yang penting bagi Anda saat ini adalah memahami prinsip dasar analisis teknikal dulu, sehingga nanti akan lebih mudah memahami analisis teknikal yang lebih kompleks dan canggih.

Oke, setelah anda memahami dasar analisa teknikal, sekarang saatnya memahami berbagai macam jenis grafik forex. Berikut ini akan dijelaskan secara singkat dan sederhana tentang model/tipe grafik forex:

Line Chart

Line chart adalah grafik yang paling sederhana yang digambarkan sebagai garis yang menghubungkan harga-harga penutupan. Misalnya: dalam beberapa hari berturut-turut perdagangan ditutup pada harga 100, 200, 150, 250… maka level-level harga tersebut dihubungkan dengan garis lurus. Dengan grafik ini kita bisa melihat pergerakan harga secara umum dalam satu periode waktu tertentu.

Bar Chart

Bar chart sedikit lebih rumit daripada line chart. Chart jenis ini memberikan informasi mengenai harga pembukaan, penutupan, harga tertinggi dan terendah dalam satu periode waktu tertentu. Karena memiliki informasi tersebut, chart ini juga disebut dengan OHLC chart (Open-High-Low-Close).

Candlestick Chart

Dinamakan “candlestick” karena memang bentuknya mirip dengan lilin. Nama lengkapnya adalah “Japanese candlestick chart”, karena konon ia diperkenalkan oleh para master trading dari negeri samurai. Chart jenis ini menyediakan informasi yang sama persis dengan bar chart, hanya saja “postur” tubuhnya lebih “seksi” sehingga ada banyak informasi yang bisa kita dapatkan.

Selain memahami tentang jenis grafik dalam trading forex, anda juga perlu memahami tentang apa yang dimaksud dengan support-resistence level .

Sebelumnya anda tentu tahu tentang konsep supply & demand law (hukum penawaran dan permintaan) yang populer di dunia bisnis ? Ketika jumlah permintaan dari pembeli (demand) naik dan jumlah penawaran dari penjual (supply) turun, maka harga akan naik.

Sebaliknya jika penawaran dari penjual (supply) naik dan permintaan dari pembeli (demand) turun, harga akan turun. Demikian dalil umum yang berlaku di model bisnis apapun.

Nah, pada kenyataannya, harga mata uang di pasar forex dunia selalu bergerak naik dan turun. Hal ini juga dipengaruhi oleh supply dan demand atas mata uang tersebut. Kemudian, ada suatu waktu di pasar di mana harga berhenti bergerak naik atau berhenti bergerak turun.

Ini tentu karena demand atau supply-nya sudah tidak cukup besar untuk menyebabkan harga naik atau turun. Sampai disini anda cukup paham ?

Dalam analisis teknikal, Anda bisa memperkirakan kapan kira-kira supply atau demand semakin besar. Caranya adalah dengan mengenali level support dan resistance itu tadi.

Support merupakan suatu area level harga, di mana pada level tersebut DEMAND cukup besar untuk menahan turunnya harga (DEMAND > SUPPLY). Pada level ini, harga cenderung berhenti bergerak turun dan kemungkinan besar akan naik lagi. Bahasa gampangya yaitu support adalah level/titik yang diprediksi akan menahan pergerakan harga dari TURUN (bearish) menjadi NAIK (bullish).

Sedangkan resistance adalah sebaliknya, yaitu merupakan suatu area level harga di mana jumlah SUPPLY cukup besar untuk menghentikan naiknya harga (SUPPLY > DEMAND). Pada level ini, harga cenderung berhenti bergerak naik dan kemungkinan besar akan turun lagi. Bahasa praktisnya yaitu resistance adalah level/titik yang diprediksi akan menahan pergerakan harga dari NAIK (bullish) menjadi TURUN (bearish).

Dengan mengetahui dan memahami prinsip ini akan membantu level skill analisa teknikal seorang trader. Anda akan mampu memprediksi kira-kira harga akan bergerak kearah mana kedepannya. Apakah tetap melanjutkan trend sebelumnya atau justru berbalik arah menuju trend yang berlawanan.

Dalam kenyataannya support dan resistence adalah pasangan abadi yang tidak terpisahkan. Sama halnya seperti bullish dan bearish, up trend dan down trend, yang kesemuanya selalu muncul bergantian seperti halnya siang dan malam ataupun matahari dan bulan.

Demikian penjelasan tentang bagaimana memahami dasar-dasar analisa teknikal, jenis/tipe grafik forex dan support-resistence level. Ketiganya adalah faktor kunci yang menjadi dasar ketrampilan analisa teknikal.

Latihlah kepekaan dan kecermatan anda dengan langsung mempraktekkanya di market forex, tentunya dengan akun demo terlebih dahulu sebelum terjun di akun real. Silakan kalau ada yang ingin ditanyakan atau dikomentari, kami terbuka untuk saran dan konsultasi lebih lanjut. Salam sukses sobat trader indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *