Analisa Fundamental Dasar Dalam Forex

Setelah menyimak artikel menarik tentang analisa teknikal dasar dan lanjut, sekarang saatnya anda meningkatkan lagi pengetahuan di dunia forex trading dengan pemahaman tentang analisa fundamental.

Beberapa trader lebih berpegangan pada analisa teknikal, kelompok trader lainnya lebih mengutamakan pada analisa fundamental. Yang manakah yang lebih baik diantara keduanya ? yuk kita simak bersama.

Apa itu analisa fundamental ?
Apakah sejenis dengan analisa teknikal ?

Keduanya hampir serupa, tapi tentu saja ada perberbedaan yang kentara.

Persamaannya adalah keduanya sama-sama membutuhkan kemampuan analisa dan logika yang bagus, ketelitian serta kecermatan pengamatan yang mumpuni. Selain itu hasil dari keduanya juga sama-sama membantu kita dalam menentukan pengambilan keputusan yang tepat, efektif dan tentu saja profitable.

Perbedaaanya adalah, bila analisa teknikal lebih bertumpu pada hal-hal teknis yang praktis seperti membaca pergerakan harga pada grafik/chart, trend up down, dan penggunaan indikator, maka analisa fundamental lebih menitikberatkan pada sumber-sumber data ekonomi global teraktual yang real time.

Mengapa disebut fundamental, karena rilis data dan berita ekonomi dunia mampu menggerakkan pasar/market forex pada suatu trend baru.

Hal ini utamanya berlaku untuk berita-berita berbobot tinggi/high impact news. Pada kenyataanya memang tidak hanya berita di sektor ekonomi saja yang mempengaruhi pergerakan harga forex dunia, tetapi juga berita-berita politik, hukum dan sosial lainnya.

Tapi tentu saja yang paling banyak mewarnai adalah berita-berita di sektor ekonomi, finansial dan moneter dunia, terutama yang berlevel tinggi/high impact news.

Pengertian Analisa fundamental

Analisa teknikal dipercaya bahwa semua berita dan sentimen pasar tercermin pada pergerakan harga yang bisa diamati pada chart/grafik forex, sehingga obyek analisa teknikal adalah pergerakan harga itu sendiri, alias chart/grafik.

Analisa teknikal pada dasarnya mencoba untuk mencari tahu potensi arah pergerakan harga berdasarkan data historis pergerakan harga, karena dipercaya bahwa pola-pola tertentu cenderung berulang dari masa ke masa (history repeats itself).

Sementara itu, fokus analisa fundamental lebih kepada mempelajari penyebab pergerakan harga. Analisa fundamental sebenarnya tidak dimaksudkan untuk memperkirakan arah pasar selanjutnya, setidaknya tidak secara langsung.

Namun peristiwa ekonomi tertentu biasanya berdampak pada perkembangan pasar untuk jangka panjang, sehingga analisa yang dibangun berdasarkan analisa fundamental biasanya lebih valid untuk jangka waktu yang panjang.

Dalam memprediksi trend harga biasanya para trader dunia berpedoman pada situs berikut sebagai rujukan informasi yang valid dan relevan, yaitu forexfactory.com dan dailyfx.com.

Meskipun analisa fundamental memang terbukti efektif dan efisien dalam memprediksi trend harga kedepannya, ada beberapa hal yang mesti anda pahami agar tidak menjadi terlalu percaya diri/over confidence.

Analisa fundamental dapat memberitahu mengenai potensi arah pergerakan harga ke depannya, namun metode ini tidak mampu memberitahu indikasi waktu/kapan koreksi harga akan terjadi.

Jadi jangan cepat berpuas diri dengan hanya menguasai ilmu analisa fundamental, tapi lengkapi juga kemampuan anda dengan skill analisa teknikal. Keduanya merupakan partner sejati yang siap menghantarkan anda pada kesuksesan bertrading forex.

Keunggulan analisa fundamental adalah kemampuan metode ini untuk memahami PENYEBAB pergerakan harga. Karenanya, anda dapat semakin percaya diri dalam membuka posisi, atau mempertahankan posisi selama belum ada data baru atau berita yang bisa memicu perubahan trend.

Oleh karena itu, dalam trading forex, analisa fundamental cenderung bekerja lebih baik untuk trading jangka panjang.

Perbedaan Analisa Teknikal dan Analisa Fundamental

Walaupun penjelasan mengenai analisa fundamental dan teknikal bisa berbeda satu sama lain, tetapi bisa jadi – dan cukup sering terjadi – output/hasil yang dihasilkan ternyata sama: keputusan JUAL/SELL atau BELI/BUY. Contohnya :

Satu saat dalam market terjadi pergerakan harga yang tajam. Harga bergerak ke atas dengan cepat (Up Trend/Bullish). Trader yang menganut analisa teknikal akan menelaah kembali grafik chartnya, mencoba mencari peluang berdasarkan sistem trading yang dimilikinya.

Memperhatikan apakah resistance kunci sudah tembus atau belum, dsb. Jika semua faktor teknikal mengonfirmasi bahwa harga memang telah bullish/up trend, barulah ia mengambil posisi BUY.

Di lain pihak, pemegang analisa fundamental akan mencari penyebab pergerakan yang tajam itu melalui – misalnya – rilis data ekonomi/berita moneter finansial dunia. Jika ada berita atau data ekonomi yang dirilis terkonfirmasi sebagai penyebab kenaikan harga itu, ia pun akan mengambil posisi BUY.

Nah, sekarang bisa dilihat kan? Penganut kedua metode analisa yang berbeda itu ternyata mengambil posisi yang sama, yaitu BUY. Metode analisanya berbeda, sumber informasinya berbeda, tapi keputusan akhinya ternyata sama. Berbeda jalan pendekatan, namun muara hasilnya tetap sama.

Apa Yang Menjadi Dasar Analisa Fundamental

Analisa fundamental memiliki unsur ekonomi dan politik. Analisa fundamental mempelajari keadaan ekonomi dan politik suatu negara untuk memperkirakan dampaknya terhadap nilai mata uang negara tersebut.

Seorang trader forex yang trading dengan mempergunakan analisa fundamental harus selalu mengikuti perkembangan data ekonomi seperti tingkat pengangguran, inflasi, suku bunga, juga berita-berita hangat lain yang menjadi fokus pasar.

Dengan mengetahui hubungan antara ekonomi suatu negara terhadap mata uangnya, maka pada tahap tertentu seorang trader bisa memperkirakan apakah permintaan (demand) atau penawaran (supply) atas mata uang tersebut akan naik atau turun.

Hal tersebut akan memberikan keuntungan tersendiri bagi si trader. Dalam teori ekonomi, naiknya supply yang tak diimbangi oleh naiknya demand akan diikuti oleh penurunan harga, dan sebaliknya.

Dengan mengetahui potensi supply & demand, seorang trader akan mendapatkan peringatan dini apakah nilai mata uang negara tersebut akan menguat atau melemah.

Penggunaan Data Ekonomi Forex

Data ekonomi biasanya diumumkan oleh pemerintah dan institusi independen yang mengumpulkan serta menganalisanya. Ada beberapa data ekonomi yang bisa dimanfaatkan oleh trader untuk mengetahui apakah perekonomian suatu negara membaik atau memburuk.

Jika laporan data ekonomi suatu negara membaik, maka besar kemungkinan para investor (lokal maupun asing, baik itu korporat maupun perorangan) akan tertarik untuk berinvestasi di negara tersebut.

Nah, untuk bisa berinvestasi di negara tersebut, mereka tentu membutuhkan mata uang lokal. Maka, jika kondisi ekonomi diyakini akan memberikan return on investment (ROI) yang bagus, permintaan akan mata uang domestik akan naik yang pada gilirannya akan mengapresiasi mata uang tersebut.

Nah demikian sekilas penjelasan awal/dasar dari analisa fundamental. Memang tidak cukup lengkap membahas semua ilmu pengetahuan dari metode analisa ini.

Tapi paling tidak bisa memberikan anda gambaran awal yang cukup baik mengenai analisa fundamental, baik dari pengertian, persamaan dan perbedaannya dengan analisa teknikal, bagaimana dasar analisanya, serta penggunaannya dalam trading forex.

Untuk selanjutnya kita akan membahas lebih dalam dan lanjut lagi agar anda mendapat pengetahuan lebih lengkap tentang analisa fundamental.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *